I’aanah ‘Alat Thoo’ah

Pengertian I’anah ‘Alat Tho’ah

I’anah adalah bahasa arab, yang artinya menolong, menolong orang buta menyeberang jalan, menolong anak menyiapkan peralatan sekolah, dan lain-lain. At-Tho’ah juga bahasa arab (indonesianya “taat”) artinya patuh atau mencocoki perintah dengan sukarela (tidak terpaksa)[1]. I’anah ‘alat Tho’ah berarti, menolong diri sendiri atau orang lain dalam melakukan hal-hal yang sesuai dengan perintah Allah SWT dengan sukarela. Kemudian jika setiap pribadi melakukan I’anah ‘alat Tho’ah, maka akan timbul ta’aawun ‘alat Tho’ah (tolong-menolong atas melakukan ketaatan). Baca lebih lanjut

Biografi Penulis al-Hikam; Syaikh Ibnu ‘Atha’illah Al-Sakandary

lS_dQeoj_400x400Sudah tidak asing di fikiran kita ketika membaca kata “Al-Hikam”, salah satu karya sastra klasik dari Ibn ‘Atha’illah al-Iskandary yang populer di kalangan tholibil ‘ilmi. Al-Hikam sendiri adalah satu kitab yang memuat untaian kata-kata mutiara, atau lebih dikenal dengan istilah aforisme. Terdapat ratusan aforisme di dalam buku ini, ada aforisme yang singkat padat hanya sekitar satu dua baris, ada pula aforisme yang panjang beruntai. Baca lebih lanjut

Hukum Korban dan Kaitannya

13_udhiyahMenurut madzhab Maliki, Syafi’i dan Hanbali, Kurban hukumnya Sunnah Mu’akkad, konsekwensinya, kalau di tinggalkan (tidak berkorban) hukumnya makruh. Ketiga madzhab tersebut hanya madzhab Maliki yang membatasi kesunahan-muakkad kurban hanya untuk orang-orang islam yang sedang tidak berhaji, kalau mereka sedang berhaji maka tidak apa-apa (tidak makruh) kalau tidak berkorban. Kalau menurut Imam Hanafi, Kurban hukumnya wajib atas muqimin (orang-orang yang sedang tidak dalam perjalanan). Baca lebih lanjut

Anjuran Berkorban dan Hikmahnya

imagessKorban dalam bahasa arab adalah udlhiyyah. Udlhiyyah menurut bahasa berarti nama (istilah) bagi seekor hewan yang di potong pada hari Raya ‘idul adlha. Sedangkan dalam istilah fiqh, udlhiyyah berarti menyembelih hewan tertentu dengan niat ibadah (mendekatkan diri kepada Allah) pada waktu yang tertentu. Kemudian di Indonesia, hususnya oleh masyarakat umum istilah Udlhiyyah ini lebih dikenal dengan nama Korban. Hal ini karena tujuan udlhiyyah adalah QURBAH (mendekatkan diri kepada Allah) Baca lebih lanjut