Puasa di Bulan Rajab

Bulan Rajab adalah bulan dimana Allah swt meng-isro’kan Nabi Muhammad saw dari Masjidil Harom ke Masjidil Aqsho, dan langsung me-mi’roj-kan beliau saw sampai ke ‘Arasy dan Mustawa dalam rangka mendapatkan perintah menjalankan sholat maktubah. Dari peristiwa yang agung itu sangatlah pantas kalau bulan Rajab masuk dalam kategori salah satu dari bulan-bulan yang dimulyakan (asyhurul hurum). Kemudian karena kemuliaan bulan Rajab inilah kebanyakan umat Islam menjalankan puasa sunnah.

Tetapi akhir-akhir ini ada beberapa kelompok umat Islam yang melarang puasa di bulan Rajab dengan se-abrek dalil yang mereka kemukakan, namun sayang, tak satupun dalil atau hadits Rasul saw yang mereka kemukakan ada yang melarang atau mengharamkan puasa rajab. Memang tidak ada hadits shahih yang husus menyebutkan kesunahan berpuasa dibulan Rajab, tetapi juga tidak ada hadits shahih yg melarangnya. Dalam Shahih Muslim hadits no.1960, bahwa Utsman bin Hakim Al Anshari bertanya pada said bin Jubair tentang puasa Rajab, maka ia menjawab bahwa Ibn Abbas ra berkata bahwa Rasul saw bila berpuasa maka terus puasa, dan apabila tidak puasa maka terus tak puasa. Hadits ini menunjukkan bahwa tidak ada larangan berpuasa pada bulan Rajab, jika ada larangan tentu akan disebutkan oleh Rasul saw, atau Ibn Abbas ra, atau Sa’id bin Jubair ra. Kemudian di dalam sunnan Abu Daud disebutkan bahwa Rasulullah saw menganjurkan agar berpuasa di bulan-bulan haram. Bulan Rajab adalah salah satu dari bulan-bulan harom tersebut. (Syarhun Nawawi ‘Alaa Muslim). Berdasarkan keumuman hadits tersebut jelas tidak ada keharoman apalagi bid’ah dalam kebiasaan menjalankan puasa sunnah pada bulan Rajab, bahkan ada anjuran dari Nabi saw, meskipun secara umum.

Masih dalam kitab Syarhun Nawawi ‘Alaa Muslim, tetapi yang ini tidak dalam bab Siyam, melainkan pada bab Tahrimu-sti’mali Inaa’idz-Dzahabi wal Fidldloti ‘alar Rijali wan Nisa’i. Disitu di sebutkan sebuah hadits “bahwa Abdullah (hamba sahaya yang dimerdekakan oleh Asma’ bin Abu Bakar) disuruh oleh Asma’ agar bertanya kepada Abdullah bin Umar tentang kabar yang sampai kepada Asma’, bahwa Abdullah bin Umar telah mengharomkan tiga hal, di antaranya adalah berpuasa penuh pada bulan Rajab. Jawab Abdullah bin Umar   “  أَمَّا مَا ذَكَرْتَ مِنْ رَجَبٍ فَكَيْف بِمَنْ يَصُومُ الْأَبَدَ. Kata Imam Nawawi, Abdullah bin Umar mengingkari kabar yang didengar oleh Asma’ tersebut. Bahkan Ia menghabarkan bahwa sesungguhnya Ia melakukan puasa Rajab sebulan penuh dan Ia juga menjalankan shaumul abad (puasa setahun penuh selain hari Raya dan hari-hari Tasyriq). Jelaslah kini, bahwa puasa pada bulan Rajab hukumnya sunnah, bukan harom dan bid’ah. Mudah-mudahan penjelasan singkat ini bermanfaat bagi kita, amin.

Iklan

5 thoughts on “Puasa di Bulan Rajab

  1. Assalamualaikum
    Infonya baik sekali, sangat bermanfaat. saya sedikit kurang setuju dengan isinya. memang tidak ada 1 hadits pun yang memerintahkan khusus untuk puasa di bulan Rajab dan juga tidak ada yang mengharomkan. Akan tetapi perlu diingat kembali tentang terminologi beribadah berdasarkan perintah, yaitu “dalam urusan ibadah mahdhoh (ibadah langsung, spt sholat, puasa, haji)maka pada dasarnya semua dilarang, kecuali ada dasar kuat yang membolehkan ato memerintahkannya, sebaliknya dalam ibadah ghoiru mahdoh (tidak langsung, spt jual beli, bermasyarakat) maka pada dasarnya semuanya diperbolehkan, kecuali ada dasar kuat yang melarangnya”. nah berdasarkan terminologi ibadah seperti itu, saya menganggap puasa Rajab termasuk ibadah mahdoh sehingga kalau tidak ada dasar yang kuat tidak usah dikerjakan. Khawatir jatuh ke bid’ah. jadi sebaiknya lakukan ibadah lain yg sudah jelas, seperti sperbanyak sholat sunnah, baca alquran, sedekah, dll. demikian pendapat saya
    wassalamualaikum

  2. salam kenal mas.. terima kasih atas ceritanya.. tp kalo saya belum pernah tuh mas puasa di bulan rajab.. :mrgreen: tp ntr nyoba deh..
    oya mas, kalo sempat liat liat juga yah site Q,, baru bwt blog soalnya.. 😀 thx..

  3. Jasa Pembuatan Website Murah Rp. 300.000

    Kami menyediakan jasa pembuatan dan pemeliharaan website. Melalui jasa kami, anda bisa memiliki website untuk kebutuhan personal, organisasi, sekolah, perusahaan maupun bisnis. Jasa pembuatan website kami tersedia dalam 2 paket, yaitu:
    1. Paket Internasional (Harga Rp. 300.000,- setahun)
    – Website dengan nama domain internasional (.com, .net, .org. .info, .biz)
    – Kapasitas Space 100 MB dan Bandwith 3000 MB,
    – 1 sub domain dan 10 email account.
    2. Paket Nasional (Harga Rp. 500.000,- setahun)
    -Website dengan nama domain Nasional/Indonesia (.co.id, .or.id, .sch.id, .ac.id, .web.id, .mil.id).
    – Kapasitas Space 120 MB, Bandwith 8000 MB,
    – Unlimited sub domain dan unlimited email account.

    Hubungi:
    M. Showwam Azmy (Amix)
    Jl. Raya No. 03 Karang Tengah, Pamotan, Rembang 59261
    HP: 085225918312
    Telp: (0295) 5541885
    Email: surya.cendekia@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s