Tips Mengetahui Pembalut yang Higienis
- Sobek produk pembalut Anda, ambil bagian inti didalamnya.
- Ambil segelas air putih. Usahakan gunakan gelas transparan sehingga lebih jelas.
- Ambil sebagian dari lembaran inti pembalut dan celupkan ke dalam air tersebut, kemudian aduk dengan sumpit.
- Lihat perubahan warna air (karena kalo higienis dan bersih, seharusnya air akan tetap jernih).
- Lihat apakah produk tersebut tetap utuh atau hancur seperti pulp. Jika hancur dan airnya keruh, berarti Anda menggunakan produk yang kurang berkualitas, dan banyak mengandung pemutih (bayclean). Dari produk yang kurang berkualitas inilah yang sering menyebabkan banyak masalah seperti Keputihan, gatal-gatal, Iritasi dan lain-lain. Kenapa? Karena produk yang kurang berkualitas biasanya terbuat dari sampah-sampah kertas yang didaur ulang dan dibleaching atau dilakukan proses pemutihan dengan menggunakan bahan-bahan kimia yang mengandung klor. Proses bleaching tsb menimbulkan senyawa baru yang dinamakan Dioxin. Pada saat darah haid jatuh ke permukaan pembalut, dioxin dilepaskan melalui proses penguapan, masuk melalui vagina diteruskan ke serviks atau mulut rahim kemudian ke uterus dan ovarium. Proses ini terus berlangsung setiap wanita mendapat haid dan memakai pembalut yang salah. Penelitian di Amerika dan WHO menyatakan bahwa Dioxin dapat menyebabkan kanker. Tidak hanya di pembalut wanita, dioxin juga dapat ditemui di produk lain seperti baby diaper.